Cara Mengatasi Malu Dan Gengsi Mengawali Usaha Dari Nol

Tapi, sekarang bisnisnya di mana-mana, dari sawit hingga air bersih,” kata Poltak dalam Enterpreneur Festival di Jakarta, Jumat 22 Juni 2012. Seorang enterpreneur membutuhkan tim kerja dan spesialisasi untuk mengembangkan perusahaannya. Untuk itu, seorang enterpreneur harus terus berinvestasi pada manusia untuk membesarkan perusahaan.

Ketika fokus memilih untuk pada solusi, maka akan ada banyak sekali solusi cerdas yang akan ditemukan. Jadi, luaskan wawasan Anda dan belajarlah dari orang yang tepat, yaitu orang yang sudah terbukti berhasil di bidang perdagangan. Para pedagang yang sukses bukan hanya bekerja keras tapi mereka juga bekerja cerdas.

Hal ini dikarenakan banyak mahasiswa yang membutuhkan jasa pengetikan untuk penulisan tugas kuliah atau juga skripsi. Modal yang diperlukan pun hanya berupa komputer, kios, dan listrik. Sama seperti berjualan kue, untuk memulai usaha ini Anda perlu memiliki keterampilan memasak. Target pasarnya bisa merupakan anak sekolah atau pekerja kantoran. Modal untuk usaha ini diperlukan untuk membeli bahan-bahan dan biaya pengantaran katering.

Memulai usaha dari bawah

Yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita bisa membiasakan mengelola suatu bisnis yang mulai dari supervisi sampai menilai kejadian-kejadian yang terjadi dalam bisnis. Dengan adanya cara diatas, diharapkan dapat membantu para pebisnis pemula dalam mengembangkan bisnisnya secara efektif. Perhatikan juga beberapa hal yang telah diuraikan, apabila Anda memutuskan untuk berbisnis secara on-line.

Akan tetapi, resiko yang dihadapi pun jadi jauh lebih besar dibanding menjadi karyawan perusahaan. Saat ini, banyak orang-orang yang semakin sulit untuk mendapat pekerjaan, apalagi bagi orang-orang yang tidak memiliki keahlian khusus. Membuka usaha sendiri dapat menjadi suatu peluang bagi Anda untuk menghasilkan uang. Orang sukses pasti paham bahwa membangun bisnis sendiri bukanlah perkara yang mudah. Pengalaman dari mereka bisa menjadi pengingat dan penyemangat Anda ketika sedang kesulitan dalam usaha.